Skip ke Konten
Artikel

Apigenin dan Perannya dalam Kesehatan


Author: apt. Shafina Putri Kamila, S.Farm. | Editor-in-Chief: Sandy Akbar Nusantara, S.T., M.B.A. | Published: 13 Agustus, 2026


Apigenin merupakan salah satu senyawa flavonoid yang mudah ditemukan dalam tanaman dan makanan sehari-hari. Senyawa ini dapat diekstrak dari berbagai jenis sayur dan buah, seperti seledri, jeruk, bawang, bunga chamomile, dan banyak lagi. Selain melimpah di alam, apigenin juga diketahui memiliki berbagai manfaat biologis, di antaranya sebagai antibakteri, antivirus, antiproliferatif, antiinflamasi, antioksidan, antiangiogenik, hingga antikanker1. Hal ini menjadikan penelitian untuk mendalami aktivitas biologis serta mengembangkan metode pemanfaatan apigenin sebagai salah satu topik yang sangat diminati.

Karakteristik Kimia Apigenin

Apigenin () memiliki rumus kimia . Senyawa ini tergolong ke dalam flavonoid kelompok flavone dan merupakan aglikon dari berbagai glikosida alami lainnya. Secara struktural, apigenin memiliki tiga gugus hidroksil yang terletak pada posisi C5, C7, dan C4' pada cincin B (B ring).

Apigenin merupakan senyawa yang bersifat lipofilik, memiliki tingkat bioavailabilitas yang rendah, serta rentan mengalami inaktivasi pada lingkungan asam2. Apigenin diklasifikasikan sebagai BCS (Biopharmaceutical Classification System) Class II karena memiliki kelarutan yang rendah dalam air namun memiliki permeabilitas yang cukup tinggi dalam usus7.

Sumber Apigenin

Apigenin dapat ditemukan pada berbagai tanaman herbal, buah, dan sayuran, seperti parsley, bawang (Allium cepa), seledri (Apium graveolens), oregano, buah-buahan dari kelompok sitrus (seperti jeruk), Asteraceae (Artemisia, Achillea, Matricaria, Tanacetum), Lamiaceae (Sideritis, Teucrium), serta bunga chamomile (Matricaria chamomilla) yang sering dijadikan bahan teh herbal4,5.

Sumber apigenin dengan kadar tertinggi adalah parsley (Petroselinum crispum) dengan kadar apigenin sekitar  dan lada hitam (Piper nigrum) dengan kadar sekitar . Selain itu, terdapat pula seledri yang memiliki kandungan apigenin yang cukup signifikan, yaitu sekitar 3 per kilogramnya3.

Dalam tanaman, apigenin juga dapat ditemukan dalam bentuk konjugatnya, antara lain:

  1. Apiin (apigenin 7-O-apioglucoside): dapat diisolasi dari peterseli (parsley) dan seledri.
  2. Apigetrin (apigenin 7-glucoside): ditemukan dalam Teucrium gnaphalodes.
  3. Vitexin (apigenin 8-C-glucoside): terdapat pada kacang hijau (mung bean) dan daun bambu.
  4. Isovitexin (apigenin 6-C-glucoside): terdapat pada kacang hijau (mung bean).
  5. Rhoifolin (apigenin 7-O-neohesperidoside): diisolasi dari daun Rhus succedanea dan Citrus grandis.
  6. Schaftoside (apigenin 6-C-glucoside 8-C-arabinoside): diisolasi dari Arisaema heterophyllum.
  7. Acacetin (4'-methoxy 5,7-dihydroxyflavone): ditemukan dalam Turnera diffusa dan Chrysanthemum morifolium, serta berbagai tanaman lainnya3.

Peran Apigenin dalam Dunia Kesehatan

Apigenin diketahui berperan dalam berbagai aktivitas biologis yang sudah teruji baik in vitro maupun in vivo, di antaranya sebagai antibakteri, antivirus, antiproliferatif, antiinflamasi, antioksidan, antiangiogenik, hingga antikanker1. Aktivitas biologis apigenin kebanyakan berkaitan dengan efek antiosidan, efek antgenotoxic, dan kemampuannya dalam menangkap radikal bebas3.

A.      Antikanker

Saat ini, apigenin cukup menarik perhatian terkait perannya dalam dunia kesehatan karena efeknya yang cukup signifikan terhadap sel kanker dibandingkan dengan beberapa flavonoid dengan struktur serupa namun dengan toksisitas yang cenderung rendah3.

Menurut berbagai uji, apigenin diketahui dapat memberi efek antikanker terhadap beberapa jenis kanker di antaranya kanker payudara, serviks, paru-paru, kolon, kulit, dan sebagainya6. Terkait mekanismenya, terdapat beberapa mekanisme yang diketahui merupakan mekanisme antikanker apigenin. Salah satunya adalah dengan mempengaruhi proses angiogenesis sel tumor. Apigenin dapat menginhibisi proses tersebut dengan menarget signaling pathaway dari HiF-1α/HIF8. Terkait mekanisme lainnya, apigenin juga diketahui dapat menginduksi cell cycle arrest pada tahap G0/G1 dan checkpoint S7.

Meskipun begitu, apabila digunakan sendiri, efektivitas apigenin sebagai agen antikanker tidak sempurna dan kurang tinggi, oleh karena itu, apigenin lebih disarankan untuk digunakan sebagai co-treatment bersamaan dengan obat antikanker konvensional seperti cisplatin dan  paclitaxel7.

B.      Neuroprotektif

Masih berkaitan dengan aktivitas antioksidannya, apigenin juga sudah diuji terkait potensinya mengurangi efek penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer’s Disease dan Parkinson’s Disease. Hal ini karena apigenin diketahui dapat menembus blood brain barrier dan inflamasi pada neuron (neuroinflammation) juga menjadi titik utama berbagai menyakit neurologis sering dikaitkan dengan oxidative stress9 Berdasarkan beberapa uji yang telah dipublikasi, apigenin memiliki potensi untuk menjadi agen neuroprotektif untuk penyakit neurodegeneratif, namun hal ini masih perlu diteliti dan dikembangkan lebih lanjut untuk mengonfirmasi efikasinya secara klinis9,10.

C.     Skin Inflammatory Disease

Peran antiinflamasi apigenin ditemukan dapat meredakan inflamasi pada kulit dengan menurunkan ekspresi cyclooxygenase-2 (COX-2). Apigenin juga menurunkan inflammatory cytokine expression dengan menekan AP-1, MAPK, and NF-κB pathways pada keratinocytes. Apigenin juga dapat melindungi sel dari kematian sel akibat oxidative stress. Hal-hal tersebut menjadikan apigenin sebagai senyawa yang berpotensi untuk digunakan dalam penanganan penyakit inflamasi pada kulit dan kanker terkait11.


Sedang mencari senyawa marker Apigenin berkualitas tinggi untuk penelitian Anda?

Dapatkan produk yang Anda butuhkan dengan mudah. 

Klik tombol pembelian di bawah ini!



Referensi

1.       Kim, J. K., & Park, S. U. (2020). Recent insights into the biological functions of apigenin. PubMed, 19, 984–991. https://doi.org/10.17179/excli2020-2579

2.       Allemailem, K. S., Almatroudi, A., Alharbi, H. O. A., AlSuhaymi, N., Alsugoor, M. H., Aldakheel, F. M., Khan, A. A., & Rahmani, A. H. (2024). Apigenin: A Bioflavonoid with a Promising Role in Disease Prevention and Treatment. Biomedicines, 12(6), 1353. https://doi.org/10.3390/biomedicines12061353

3.       Ali, F., Rahul, Naz, F., Jyoti, S., & Siddique, Y. H. (2016). Health functionality of apigenin: A review. International Journal of Food Properties, 20(6), 1197–1238. https://doi.org/10.1080/10942912.2016.1207188

4.       Sanaye, P. M., Mojaveri, M. R., Ahmadian, R., Jahromi, M. S., & Bahramsoltani, R. (2022). Apigenin and its dermatological applications: A comprehensive review. Phytochemistry, 203, 113390. https://doi.org/10.1016/j.phytochem.2022.113390

5.       Javadi, B., & Sobhani, Z. (2024). Role of apigenin in targeting metabolic syndrome: A systematic review. PubMed, 27(5), 524–534. https://doi.org/10.22038/ijbms.2024.71539.15558

6.       Patel, D., Shukla, S., & Gupta, S. (2007). Apigenin and cancer chemoprevention: Progress, potential and promise (Review). International Journal of Oncology, 30(1), 233–245. https://doi.org/10.3892/ijo.30.1.233

7.       Yan, X., Qi, M., Li, P., Zhan, Y., & Shao, H. (2017). Apigenin in cancer therapy: anti-cancer effects and mechanisms of action. Cell & Bioscience, 7(1), 50. https://doi.org/10.1186/s13578-017-0179-x

8.       Naponelli, V., Rocchetti, M. T., & Mangieri, D. (2024). Apigenin: Molecular Mechanisms and Therapeutic Potential against Cancer Spreading. International Journal of Molecular Sciences, 25(10), 5569. https://doi.org/10.3390/ijms25105569

9.       Charrière, K., Schneider, V., Perrignon-Sommet, M., Lizard, G., Benani, A., Jacquin-Piques, A., & Vejux, A. (2024). Exploring the role of apigenin in neuroinflammation: Insights and implications. International Journal of Molecular Sciences, 25(9), 5041. https://doi.org/10.3390/ijms25095041

10.  Zhang, N., Nao, J., & Dong, X. (2024). Efficacy and Safety of Natural Apigenin Treatment for Alzheimer’s Disease: Focus on In vivo Research Advancements. Current Neuropharmacology, 23(6), 728–754. https://doi.org/10.2174/1570159x23666241211095018

11.  Yoon, J. H., Kim, M., & Cho, J. Y. (2023). Apigenin: A Therapeutic Agent for Treatment of Skin Inflammatory Diseases and Cancer. International Journal of Molecular Sciences, 24(2), 1498. https://doi.org/10.3390/ijms24021498

 

 Editorial Team:

  1. Rafi Rif'atul Rizki, S.I.Kom.